[email protected]

Senin - Jumat : 07:00 - 14:00
021 7200456
08788 57577 29

Gunakan Kata 'JANGAN' Pada Tempatnya

Ada kalanya anak-anak melakukan hal yang kurang baik atau menyenangkan, dan sudah sewajarnya jika orang tua melarang si kecil.
Masalahnya adalah terlalu banyak kata 'jangan' yang didengar oleh anak dapat mempengaruhi perkembangannya.
Karena pada dasarnya alam bawah sadar kita lebih mudah menyerap kata-kata positif, dan kata  'jangan/tidak' adalah kata-kata yang negatif.
Sehingga ketika terlontar kalimat "Ade, berhenti jangan lompat-lompat terus!", yang terjadi justru anak tetap saja berlompatan.

Boleh saja menggunakan kata 'jangan', namun sebaiknya kata 'jangan/dilarang/ tidak boleh' digunakan hanya pada hal-hal yang memang berbahaya/emergency.

Sebaiknya terapkan beberapa hal berikut saat ingin melarang anak ;

1. Biasakan berbicara hal baik dan sesuai logika

2. Daripada mengatakan 'jangan', lebih baik utarakan langsung keinginan kita.
Misalnya "Makannya jangan diemut!", lebih baik "Ayo anak cantik, makannya dikunyah ya, sayang"

3. Gunakan konsekuensi yang logis, bukan hukuman

4. Beri penjelasan atas kekhawatiran yang dirasakan orang tua, secara logis, tanpa mengintimidasi, ataupun bernada ancaman

5. Percaya!
Setelah usaha dan upaya memberitahu anak dengan cara yang baik dan logis mengenai larangan yang kita sampaikan, maka tiba waktunya orangtua mempercayai anak.

Singkatnya, ucapan adalah doa..
Daripada mengobral kata 'jangan', lebih baik mengolah kata menjadi harapan yang positif.

Komentar

To Top ↑